diya’s room











{Mei 1, 2009}   bapak itu…

Beberapa hari yang lalu aku bertemu dengan seorang bapak. Aku baru saja keluar dari apotek kimia farma di jalan diponegoro. Bapak itu, usianya mungkin sekitar 40 tahun, mengendari sepeda yang terlihat tua dan tak terurus. Bajunya kotor dan sobek di beberapa bagian. Di setir sepedanya, menggantung sebuah tas yang juga kotor dan kusam.help_by_tellien

Bapak itu mendekati kami dan bertanya, “Mbak, kalo mau ke bungur asih lewat mana?” dan aku menunjukkan arah padanya. Dia bertanya lagi, “Yang bunderan waru itu ya, mbak?” dan aku mengiyakan. Lalu dia bilang dia ingin pulang ke jombang, karena tak mendapat pekerjaan di Surabaya. Bapak itu berlalu bersama sepeda yang tidak dinaikinya, tapi hanya dituntun. Aku sama idung bisik-bisik, “Orang itu gak papa ta? Jangan-jangan orang gila..” begitulah kira-kira.

Lalu aku melajukan motor. Ketika melewati bapak itu, aku memperhatikannya. Wajahnya terlihat begitu lelah dan pucat. Dia mengusapkan punggung tangannya ke matanya yang ternyata berair. Bapak itu menangis. Motorku terus melaju mencari masjid, karena idung blom sholat dzuhur, tapi pikiranku masih di sepanjang jalan diponegoro dan di sepanjang jalan yang mungkin dilalui bapak itu.

Bodohnya aku, kenapa aku begitu jahat dan tak langsung menolongnya. Mungkin saja bapak itu belom makan dan mungkin saja dia membutuhkan sedikit uang untuk pulang ke jombang. Kejamnya aku, tega sekali aku berpikiran dia bukan orang waras. Pikiran2 itu akhirnya membuatku ingin mencarinya.

Selesainya idung sholat, aku mengajaknya menyusuri sepanjang jalan menuju bungur asih, berharap aku tak terlambat. Pelan sekali motorku melaju, tapi di setiap jengkal jalan yang kami lewati, bapak itu tak terlihat. Di kiri ataupun di kanan jalan, tak ada bayangannya.

Kecewa? Iya. Menyesal? Sangat. Kejadian ini memberi pelajaran buatku. Bahwa kita tak perlu membuang waktu ketika kita tau kita bisa melakukan sesuatu untuk orang yang membutuhkan pertolongan.



Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

dan lain-lain
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.