Apa yang mesti diucap?
Apa bisa ku teriakan?
Apa sanggup ku terima?
Rasaku sedalam samudra
Rasanya sedalam selokan
Aku tau maksudmu
Aku tau hatinya
Jangan tertawa di belakangku
Dan pilu di depanku
Ku diam dan tutup mata
Karena cinta yang membuatnya
Namun bila hati telah di ujung perih
Jangan pernah tanya siapa aku
Karena tak akan ada jawaban
Hanya alasan…
*** puisi ini ditulis oleh temanku
tentang rasa yang mungkin gak akan bisa aku pahami
tapi aku mencoba mengertinya
